selaksa makna

seperti kata-kata, hidup memiliki ribuan makna di baliknya..

data buku “Cendekiawan dan Kekuasaan Dalam Negara Orde Baru”

Judul                     : Cendekiawan dan Kekuasaan Dalam Negara Orde Baru

Penulis                 : Daniel Dhakidae

Penerbit              : Gramedia Pustaka Utama, Jakarta, 2003

Tebal                     : xxxviii + 790 hal

Ukuran                 : 15 x 23 cm (hard cover)

Daftar Isi

Bab I Cendekiawan sebagai Manusia Tapal Batas dalam Bingkai Modal, Kekuasaan, dan Budaya Wacana Kritis

Siapakah Cendekiawan dan Kaum Cendekiawan?

Pendekatan-pendekatan dalam Mempelajari Kaum Cendekiawan

Cendekiawan dalam Dimensi Moral Absolut

Cendekiawan sebagtai Manusia Tapal Batas: Antara Modal dan Kekuasaan

Cendekiawan Indonesia dan Budaya Wacana Kritis

Rintangan Historis Nama “Cendekiawan” atau “Intelektual”

Kekuasaan dan Perlawanan

Bab II Politik Etis dan Etika sebagai Wacana Politik

Bagian Pertama-Eksistensi dan Resistensi Boemipoetra

Inlander-Nederlander sebagai Wacana Politik

Bahasa Belanda dan Cendekiawan Boemipoetra

Politik Etis, Pendidikan, dan Resistensi Boemipoetra

Sekolah dan Cendekiawan Boemipoetra

Politik Etis, Modal, dan Resistensi Boemipoetra

Agama dan Koeksistensi dalam Wacana Etis

Kemerdekaan dan Perlawanan sebagai Diskursus

Bangsa, Bahasa, dan Kebangsaan dalam Wacana Politik Etis

Politik Etis dan Radikalisasi Wacana Perlawanan

Bagian Kedua-Politik Etis dan Gerakan Kesusastraan

Poedjangga Baroe dan Politik Ko-eksistensi

Barat dan Politik Koeksistensi: Polemik Kebudayaan

Bagian Ketiga-Totalisasi dan Universalisasi Wacana

Cendekiawan Kiri dan Kanan

Bab III Orde Baru dan Rezim Neo-Fasisme Militer

Bagian Pertama-Orde Baru dan Pembasmian Komunisme

Bencana Politik dan Formasi Wacana

Perancis, Jerman, dan Indonesia dalam Perbandingan

Orde Baru dan Pembasmian Komunisme

Bagian Kedua-Neo Fasisme Militer

Orde Baru dan Kontrol Kebenaran

Orde Baru dan Formasi Wacana Politik

Pandangan Para Ahli Barat sebagai Wacana Politik

Peninjauan Kembali Fasisme dan Neo-fasisme

Neo-fasisme Militer Orde Baru dan Negara Karya

Militer dan Mitos tentang Militer

Golkar, Partai Neo-Fasis Orde Baru

Bagian Ketiga-Soeharto Sang Fasis dan Pembangunan Karisma

Media, Puitisasi Kekuasaan, dan Karisma

Modal dan Karisma

Catatan Penutup

Bab IV Organisasi Profesional dan Aliansi Kekuatan Baru

Bagian Pertama-Ilmu-Ilmu Sosial sebagai Kekuatan

Pelacuran Intelektual dan Pertandingan Wacana

Lembaga-Lembaga Kecendekiaan

Politik Ilmu-ilmu Sosial: ISEI dan HIPIIS sebagai Lembaga Politik Kaum Cendekiawan Orde Baru

Kebudayaan Ilmuwan Sosial Orde Baru

Bagian Kedua-Dunia Penelitian, Dunia Tertakluk

Kekuasaan dan Pengetahuan dalam Masa Orde Baru

Krisis Ilmu dan Cengkeraman Kekuasaan Orde Baru

Pengetahuan, Penyeragaman, dan Orde Baru

Kekuasaan, Kebenaran, dan Organisasi Ilmu-ilmu Sosial

Bab V Media, Bahasa, dan Neo-Fasisme Orde Baru

Bagian Pertama-Surat Kabar dan Perlawanannya

Kebebasan, Kebebasan Pers dan Kebebasan yang Bertanggungjawab

Bagian Kedua-Bahasa dan Kekuasaan

Akronim, Eufimisme, dan Disfemisme dalam Politik

Akronim, Kekuasaan, dan Resistensi Politik

Eufemisme dan Kekerasan Politik

Bahasa dan Ekonomi Politik Kekuasaan

Disfemisme dan Politik Transhistoris

Renungan Penutup: Bahasa dan Politik Orde Baru

Bagian Ketiga-Cendekiawan dalam Pembiasan Prisma

Prisma Organ Intelektual Orde Baru

Modernis Kritis, Prisma Periode 1971-1975

Ujung Tombak Ilmu-ilmu Sosial Orde Baru

Sejarah sebagai Kritik

Cendekiawan Orde Baru dan Kekerasan Terhadap Bahasa

Prisma, Cendekiawan Orde Baru, dan Kaum Kiri

Babak Akhir: Re-Teknokratisasi

Prisma dan Krisis Orde Baru

Prisma dan Cendekiawan yang Berubah

Bab VI

Bagian Pertama-Agama-agama, Cendekiawan Agama, dan Negara Orde Baru

Dua Pandangan Tentang Agama: Agama sebagai Kekuasaan dan sebagai Ideologi

Kosmologi Medan Politik

Agama dan Negara

Agama dan Ideologi

Bagian Dua-Negara Organik, Tubuh Politik Islam, dan Politik Tubuh

Politik Pengabaian

Cendekiawan Islam dan Kekuasaan

Tubuh Politik Islam dan Politik Tubuh

Ikatan Cendekiawan Muslim dan Politik Pengabaian Orde Baru

Orde Baru dan Politik Pembersihan: Darul Arqam dan Islam Shy’a

Islam dan Orde Baru dalam Renungan

Bagian Tiga-Kemahakuasaan dan Kemahadaulatan: Negara Organik dan Kaum Kristen

Warisan Kolonial

Katolisisme dan Negara Organik

Dasar-dasar Pemikiran Center dan Martin Heidegger

Center dan Negara Organik Orde Baru

Negara Organik, Bangsa Sejati, dan Center

Daoed Joesoef dan Wissensdienst

Golkar, das Man, dan the Floating Mass

Kebangsaan, Center, dan Militer

Bagian Empat-Kaum Kiri, Tubuh Politikal, dan Perubahan Politik

Kaum Kiri, Agama, Tubuh Politikal, dan Perubahan Politik

Islam: Pergeseran ke Kiri

Gereja Katolik: Pergeseran ke Kiri dan Hierarki kepada Rakyat Perubahan di Kalangan Gereja Katolik

Partai Rakyat Demokratik dan Eskatologi Politik

Runtuhnya Orde Baru dan Tubuh Politikal

Catatan Penutup Bab Enam

Bab VII Kesimpulan dan Catatan Penutup

Single Post Navigation

8 thoughts on “data buku “Cendekiawan dan Kekuasaan Dalam Negara Orde Baru”

  1. saya sedang membutuhkan buku ini. Tks

  2. Saya bisa mendapat buku Bung tersebut di mana

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: