<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Komentar untuk selaksa makna</title>
	<atom:link href="http://mardian.wordpress.com/comments/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://mardian.wordpress.com</link>
	<description>seperti kata-kata, hidup memiliki ribuan makna di baliknya..</description>
	<lastBuildDate>Tue, 01 Sep 2009 08:23:16 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Komentar di Impor Beras yang Memiskinkan oleh mardian</title>
		<link>http://mardian.wordpress.com/2008/05/28/impor-beras-yang-memiskinkan/#comment-38</link>
		<dc:creator>mardian</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 01 Sep 2009 08:23:16 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://mardian.wordpress.com/?p=21#comment-38</guid>
		<description>Mbak Lusi, kemarahan Mbak turut saya rasakan. Itulah, kita selalu saja tidak pernah bisa menangkap logika yang dipergunakan para pembuat kebijakan untuk selalu mengimpor, padahal sumber alam dan tenaga kerja kita lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan sendiri, bahkan melakukan ekspor.
Kita sedang menghadapi rezim yang bebal. Mari berjuang mengubahnya..!!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Mbak Lusi, kemarahan Mbak turut saya rasakan. Itulah, kita selalu saja tidak pernah bisa menangkap logika yang dipergunakan para pembuat kebijakan untuk selalu mengimpor, padahal sumber alam dan tenaga kerja kita lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan sendiri, bahkan melakukan ekspor.<br />
Kita sedang menghadapi rezim yang bebal. Mari berjuang mengubahnya..!!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Bisakah Hukum Menjerat Iklan? oleh mardian</title>
		<link>http://mardian.wordpress.com/2008/11/25/bisakah-hukum-menjerat-iklan/#comment-34</link>
		<dc:creator>mardian</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 20 May 2009 10:26:09 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://mardian.wordpress.com/?p=88#comment-34</guid>
		<description>Belum tentu penipuan, karena Anda belum mengalami kerugian apapun. Tapi pola penjualan seperti itu memang rawan untuk dipergunakan sebagai sarana menipu. Apalagi untuk produk-produk baru yang belum teruji jaminan kualitas baik produk maupun layanan konsumennya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Belum tentu penipuan, karena Anda belum mengalami kerugian apapun. Tapi pola penjualan seperti itu memang rawan untuk dipergunakan sebagai sarana menipu. Apalagi untuk produk-produk baru yang belum teruji jaminan kualitas baik produk maupun layanan konsumennya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Bisakah Hukum Menjerat Iklan? oleh Carlos</title>
		<link>http://mardian.wordpress.com/2008/11/25/bisakah-hukum-menjerat-iklan/#comment-33</link>
		<dc:creator>Carlos</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 19 May 2009 06:00:02 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://mardian.wordpress.com/?p=88#comment-33</guid>
		<description>Saya Baru saja ber konfirmasi sam produk element pniggi badan(situs tinggibadan.com)
Dia mnyuruh mngirim uang nya ke rek yg ditentukan,,tapi saya blng agar datang saja krumah dan byar dtmpat skalian mnyakan produknya...
tapi dia tidak bisa...
Itu sama aja Pnipuannn bukan??</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya Baru saja ber konfirmasi sam produk element pniggi badan(situs tinggibadan.com)<br />
Dia mnyuruh mngirim uang nya ke rek yg ditentukan,,tapi saya blng agar datang saja krumah dan byar dtmpat skalian mnyakan produknya&#8230;<br />
tapi dia tidak bisa&#8230;<br />
Itu sama aja Pnipuannn bukan??</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di &#8220;&#8230;&#8221; (untuk Bunda) oleh mardian</title>
		<link>http://mardian.wordpress.com/2009/03/06/untuk-bunda/#comment-32</link>
		<dc:creator>mardian</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 22 Apr 2009 09:50:34 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://mardian.wordpress.com/?p=101#comment-32</guid>
		<description>terima kasih Hayu,
kemi mengucapkan selamat untuk pernikahan bahagia kalian..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>terima kasih Hayu,<br />
kemi mengucapkan selamat untuk pernikahan bahagia kalian..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di &#8220;&#8230;&#8221; (untuk Bunda) oleh akuhayu</title>
		<link>http://mardian.wordpress.com/2009/03/06/untuk-bunda/#comment-31</link>
		<dc:creator>akuhayu</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 22 Apr 2009 07:32:12 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://mardian.wordpress.com/?p=101#comment-31</guid>
		<description>mas Aan, aku berkaca-kaca lho bacanya, selamat ya, selamat untuk cinta dan tanda cinta dari Tuhan yang sekarang ada di Mbak Devi, hehehe
selamat-selamat
Hayu ikut seneng..
^_^</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>mas Aan, aku berkaca-kaca lho bacanya, selamat ya, selamat untuk cinta dan tanda cinta dari Tuhan yang sekarang ada di Mbak Devi, hehehe<br />
selamat-selamat<br />
Hayu ikut seneng..<br />
^_^</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Aksi Mengoreksi Negara oleh mardian</title>
		<link>http://mardian.wordpress.com/2008/05/13/aksi-mengoreksi-negara/#comment-30</link>
		<dc:creator>mardian</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 20 Apr 2009 09:24:37 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://mardian.wordpress.com/?p=5#comment-30</guid>
		<description>maksudnya adalah sebagaimana yang saya tulis dalam artikel pendek tersebut..:) mohon maaf kalo tidak berkenan di hati sampeyan; tapi sementara ini itulah pendapat yang bisa saya sajikan. Kalo ada email, bolehlah kita mendiskusikannya lebih lanjut.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>maksudnya adalah sebagaimana yang saya tulis dalam artikel pendek tersebut..:) mohon maaf kalo tidak berkenan di hati sampeyan; tapi sementara ini itulah pendapat yang bisa saya sajikan. Kalo ada email, bolehlah kita mendiskusikannya lebih lanjut.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Menggagas (dana) CSR Sebagai Komponen PAD oleh mardian</title>
		<link>http://mardian.wordpress.com/2009/01/01/menggagas-dana-csr-sebagai-komponen-pad/#comment-29</link>
		<dc:creator>mardian</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 20 Apr 2009 08:59:45 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://mardian.wordpress.com/?p=94#comment-29</guid>
		<description>Monggo monggo (silakan) saja kalo mau disadur... Tapi karena tulisan ini sudah dipublikasikan setidaknya di dua tempat, maka demi kenyamanan sampeyan, sebaiknya dicantumkan asal tulisannya..:D
Btw,kalo mau bicara tentang CSR, akan lebih baik kalo sampeyan baca Putusan Mahkamah Konstitusi No. 53/PUU-VI/2008. Bisa dilihat di www.mahkamahkonstitusi.go.id</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Monggo monggo (silakan) saja kalo mau disadur&#8230; Tapi karena tulisan ini sudah dipublikasikan setidaknya di dua tempat, maka demi kenyamanan sampeyan, sebaiknya dicantumkan asal tulisannya..:D<br />
Btw,kalo mau bicara tentang CSR, akan lebih baik kalo sampeyan baca Putusan Mahkamah Konstitusi No. 53/PUU-VI/2008. Bisa dilihat di <a href="http://www.mahkamahkonstitusi.go.id" rel="nofollow">http://www.mahkamahkonstitusi.go.id</a></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Aksi Mengoreksi Negara oleh idian</title>
		<link>http://mardian.wordpress.com/2008/05/13/aksi-mengoreksi-negara/#comment-28</link>
		<dc:creator>idian</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 18 Apr 2009 01:39:44 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://mardian.wordpress.com/?p=5#comment-28</guid>
		<description>apa maksutnya  ???????????????????????</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>apa maksutnya  ???????????????????????</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Menggagas (dana) CSR Sebagai Komponen PAD oleh theordinary</title>
		<link>http://mardian.wordpress.com/2009/01/01/menggagas-dana-csr-sebagai-komponen-pad/#comment-27</link>
		<dc:creator>theordinary</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 16 Apr 2009 16:50:58 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://mardian.wordpress.com/?p=94#comment-27</guid>
		<description>salam,

mau nyadur neh, boleh gak?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>salam,</p>
<p>mau nyadur neh, boleh gak?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di &#8220;&#8230;&#8221; (untuk Bunda) oleh farras</title>
		<link>http://mardian.wordpress.com/2009/03/06/untuk-bunda/#comment-26</link>
		<dc:creator>farras</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Mar 2009 02:08:46 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://mardian.wordpress.com/?p=101#comment-26</guid>
		<description>:)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>:)</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Cinta yang Mengherankan oleh akuhayu</title>
		<link>http://mardian.wordpress.com/2008/06/10/cinta-yang-mengherankan/#comment-25</link>
		<dc:creator>akuhayu</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 Mar 2009 07:42:03 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://mardian.wordpress.com/?p=25#comment-25</guid>
		<description>mas aan, melting aku *emang nggo kowe Hay?* (becanda lho mbak Devi.. ;p)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>mas aan, melting aku *emang nggo kowe Hay?* (becanda lho mbak Devi.. ;p)</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di &#8220;&#8230;&#8221; (untuk Bunda) oleh devinzh4</title>
		<link>http://mardian.wordpress.com/2009/03/06/untuk-bunda/#comment-24</link>
		<dc:creator>devinzh4</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 Mar 2009 02:41:18 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://mardian.wordpress.com/?p=101#comment-24</guid>
		<description>Hu hu hu.... terimakasih banyak, Ayah. Akhirnya dibikinin puisi juga (setelah rengek2) hehe...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Hu hu hu&#8230;. terimakasih banyak, Ayah. Akhirnya dibikinin puisi juga (setelah rengek2) hehe&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Kau Curi Kembali oleh devinzh4</title>
		<link>http://mardian.wordpress.com/2006/01/10/kau-curi-kembali/#comment-23</link>
		<dc:creator>devinzh4</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 03 Mar 2009 10:56:41 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://mardian.wordpress.com/?p=24#comment-23</guid>
		<description>hayooo...puisi buat siapa? mbok aku dibikinkan puisi to, Pakne...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>hayooo&#8230;puisi buat siapa? mbok aku dibikinkan puisi to, Pakne&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Impor Beras yang Memiskinkan oleh Lusiana</title>
		<link>http://mardian.wordpress.com/2008/05/28/impor-beras-yang-memiskinkan/#comment-22</link>
		<dc:creator>Lusiana</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 10 Feb 2009 17:21:56 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://mardian.wordpress.com/?p=21#comment-22</guid>
		<description>Saya mewakili masyarakat yang bergerak dalam bidang mata pencaharian pertanian juga tidak setuju dengan kebijakan pemeringtah yang melakukan impor beras dari luar negari karena dapat merugikan petani dalam negeri yang penghasil beras dan gabah. Karena secara ekonomi dapat menurunkan harga beras lokal sehingga petani jadi semakin terpuruk. Tak hanya cukup diadikan produksi subsistensi semata. Dasar Pemerintah, kaum elite politik yang menunggang kursi kekeuasaan haus akan penghasilan dan tidak beroroentasi pada kemakmuran masyarakat. Indonesia semakin ironiiiiiis.Mengharukan !</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya mewakili masyarakat yang bergerak dalam bidang mata pencaharian pertanian juga tidak setuju dengan kebijakan pemeringtah yang melakukan impor beras dari luar negari karena dapat merugikan petani dalam negeri yang penghasil beras dan gabah. Karena secara ekonomi dapat menurunkan harga beras lokal sehingga petani jadi semakin terpuruk. Tak hanya cukup diadikan produksi subsistensi semata. Dasar Pemerintah, kaum elite politik yang menunggang kursi kekeuasaan haus akan penghasilan dan tidak beroroentasi pada kemakmuran masyarakat. Indonesia semakin ironiiiiiis.Mengharukan !</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Menangani Gelandangan Ibu Kota oleh mardian</title>
		<link>http://mardian.wordpress.com/2007/02/10/menangani-gelandangan-ibu-kota-2/#comment-21</link>
		<dc:creator>mardian</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 16 Jan 2009 10:44:34 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://mardian.wordpress.com/?p=34#comment-21</guid>
		<description>Salam kenal,

Febi, terima kasih untuk atensi dan undangan diskusinya. Mungkin bisa lebih luwes jika diskusi tertulis saja via email. Email saya di mardian_w@yahoo.com.

mardian</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Salam kenal,</p>
<p>Febi, terima kasih untuk atensi dan undangan diskusinya. Mungkin bisa lebih luwes jika diskusi tertulis saja via email. Email saya di <a href="mailto:mardian_w@yahoo.com">mardian_w@yahoo.com</a>.</p>
<p>mardian</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
