“…”
sekian waktu ditemani kertas ini,
tak satupun guratan pena di atasnya..
terlalu sulit, Bunda
melukiskanmu dalam kata-kata..
maka,
kuputuskan tak mengusikmu,
yang tenang menyatu di hatiku..
[utankayu, 6 maret 2009]
[untuk ultah Bunda-nya Adek]
6 Maret, 2009 oleh mardian
“…”
sekian waktu ditemani kertas ini,
tak satupun guratan pena di atasnya..
terlalu sulit, Bunda
melukiskanmu dalam kata-kata..
maka,
kuputuskan tak mengusikmu,
yang tenang menyatu di hatiku..
[utankayu, 6 maret 2009]
[untuk ultah Bunda-nya Adek]
Hu hu hu…. terimakasih banyak, Ayah. Akhirnya dibikinin puisi juga (setelah rengek2) hehe…
:)
mas Aan, aku berkaca-kaca lho bacanya, selamat ya, selamat untuk cinta dan tanda cinta dari Tuhan yang sekarang ada di Mbak Devi, hehehe
selamat-selamat
Hayu ikut seneng..
^_^
terima kasih Hayu,
kemi mengucapkan selamat untuk pernikahan bahagia kalian..