Maka Aku..*
bukan seluruh keindahan dunia kulihat,
saat memandang kedalaman matamu..
bukan pula nyanyian merdu embun-embun fajar,
suaramu yang mengalun di telingaku..
tak selalu pula damai dan terasa tenang,
berada di sisi dan memilikimu;
kadang nervous, speechless
bisa jadi cemburu dan was-was
pontang-panting membaca keinginanmu..
tetapi justru;
karena kau tetaplah senaif aku,
bukan dewi yang serba sempurna,
maka aku mencintaimu..
ehem..ehem..uhuk..uhuk..:d.. de em es nih…uhuk..uhukkk
Hi hi.. yo wes, emang harus diterima kalo yg kau cintai memang penuh kekurangan, bukan dewi (kalo dewi beneran, blm tentu mau sama mas mardian soale :D). tapi, memang susah untuk ’sedikit’ jujur seperti ini, metani kekurangan diri atau pasangan. aku baru saja mencobanya kemaren, dengan gagah berani ku-list beberapa macem kejelekanku, lalu nanya ke dia “kalo udah tau belang-ku, apa masih mau?”. jawabnya enteng banget “makanya… kamu itu harus mencoba untuk berubah..”. ternyata emang ga mudaahhh…
fiuhhhh… memang gak mudahhhh…:) tapi bisa!