Cinta yang Mengherankan
aku heran, kenapa bintang
tak juga habis bersinar?
untuk bumi
aku heran kenapa ombak,
selalu punya kekuatan kembali,
kepada pantai..
aku heran kenapa senja temaram,
hadir tanpa bosan,
merengkuh mentari pulang terhuyung..
aku heran pada bianglala,
semburat setia,
usai hujan mereda..
aku heran pula pada embun,
begitu jernih senantiasa menitik,
dampingi fajar menggurat pagi..
aku heran,
pada kesenantiasaan dan kesalingsetiaan,
seolah cinta hanya milik mereka..
aku heran pada cinta,
selalu saja hadir,
bahkan mendahului kehendak jiwa..
selalu datang,
tanpa salam,
tanpa ijin,
menyeretmu,
tinggal di hatiku..
ya itulah, kan katanya cinta itu semacam software yang menghasut hardware bermerek “makluk” untuk mengerjakan program apapun (bersinar tanpa jera, melamun tanpa sadar waktu, berkorban, atau apapuuuun) yang seringkali ga masuk akal. Bahkan bisa memanipulasi akal dan pikiran -yang konon katanya merupakan puncak kemanusiaannya manusia- untuk dinonaktifkan sementara ketika sang cinta itu mau buang hajat.
… he he
mau mampir nih mas aan :D
sejak dulu begitulah cinta mas… hehehe
woehehhehe…selamat datang di wp om…:)..tak link ya…;)
Busyet dah, keyen nih poetry-nya :
…
aku heran pada cinta,
selalu saja hadir,
bahkan mendahului kehendak jiwa..
mas aan, melting aku *emang nggo kowe Hay?* (becanda lho mbak Devi.. ;p)